Pembangunan Jembatan Gantung Gadingan Dianggarkan Rp 25 Miliar

Pembangunan Jembatan Gantung Gadingan Dianggarkan Rp 25 Miliar

23 Februari 2017

Warga mengoperasikan perahu di Desa Gadingan, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (23/2). (suaramerdeka.com/Asep Abdullah)

Warga mengoperasikan perahu di Desa Gadingan, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (23/2). (suaramerdeka.com/Asep Abdullah)

SUKOHARJO, suaramerdeka.com a�� Tim dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) meninjau lokasi yang rencananya akan dibangun jembatan gantung di Desa Gadingan, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo. Tidak tanggung-tanggung, jembatan itu digelontor Rp 25 miliar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sukoharjo, Suraji menerangkan, jika rencana pembangunan jembatan yang ditunggu-tunggu masyarakat, hampir menjadi kenyataan. Karena tim dari Kementerian PU baru saja meninjau ke lokasi di pinggir Bengawan Solo tersebut. Bahkan, anggaran yang dipersiapkan pemerintah pusat itu, sebesar Rp 25 miliar.

a�?Kita, khususnya masyarakat wajib bersyukur. Karena ternyata tahun ini kemungkinan besar dibangun. Tidak lama lagi,a�? terang dia, kemarin.

Suraji melanjutkan, apalagi hampir bersamaan, DPU Sukoharjo mendapatkan pemberitahuan secara resmi saat sosialisasi intern lintas dinas. Menurut dia, realisasi pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Gadingan, Kecamatan Mojolaban dengan Kelurahan Sewu, Kecamatan Jebres, Kota Solo itu, terbilang cepat. Awalnya, pada tahun lalu ada kunjungan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani.

a�?Nah saat itu warga yang meyoritas penjual karak, ibu-ibu, minta ada jembatan. Karena selama bertahun-tahun harus menggunakan perahu. Itu membahayakan jiwa,a�? ungkap dia.

Dikatakan, ada pun anggaran Rp 25 miliar tersebut, murni dari pemerintah pusat. Menurut dia, DPU atau Pemkab hanya menerima pemberitahuan dan menerima bangunan fisik yang sudah selesai 100 persen. Tapi dia belum bisa memastikan waktu dimulainya pengerjaan fisik di atas sungai terpanjang di Pulau Jawa itu.

a�?Mungkin sebentar lagi kita akan sosialisasi pada masyarakat. Ya kita menunggu arahan Kementerian PU dulu dong. Tapi yang penting kan, akhirnya masyarakat akan punya jembatan. Nanti Pemkab hanya menerima bangunan yang sudah selesai saja,a�? kata dia.
(Asep Abdullah/CN40/SM Network)

Share